Agar Tidak Salah Niat Saat Mencari Ilmu




Agar Tidak Salah Niat Saat Mencari Ilmu

Sudah menjadi kebiasaan Pondok Pesantren, 15 Syawal adalah waktu para santri kembali ke Pondok. Kedatangan mereka akan disambut oleh ustad dan pengurus pesantren seperti biasanya. Sambutan ini untuk memuliakan mereka. Sebab mereka inilah yang diwasiatkan oleh Nabi untuk dimuliakan dan diajarkan ilmu:


ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺳﻌﻴﺪ اﻟﺨﺪﺭﻱ، ﻋﻦ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: " ﺳﻴﺄﺗﻴﻜﻢ ﺃﻗﻮاﻡ ﻳﻄﻠﺒﻮﻥ اﻟﻌﻠﻢ، ﻓﺈﺫا ﺭﺃﻳﺘﻤﻮﻫﻢ ﻓﻘﻮﻟﻮا ﻟﻬﻢ: ﻣﺮﺣﺒﺎ ﻣﺮﺣﺒﺎ ﺑﻮﺻﻴﺔ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﻭاﻗﻨﻮﻫﻢ " ﻗﻠﺖ ﻟﻠﺤﻜﻢ، ﻣﺎ اﻗﻨﻮﻫﻢ، ﻗﺎﻝ: ﻋﻠﻤﻮﻫﻢ


Dari Abu Sa'id Al Khudri bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Akan datang kepada kalian beberapa kaum yang mencari ilmu. Jika kalian menjumpainya maka katakanlah selamat datang dengan wasiat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan ajarkanlah ilmu pada mereka" (HR Ibnu Majah)

Diawali dengan niat mencari ilmu karena Allah. Dan jangan sampai keliru niat, sebagaimana dalam hadis: 


ﻋﻦ اﺑﻦ ﻋﻤﺮ، ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: «ﻣﻦ ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﻟﻴﻤﺎﺭﻱ ﺑﻪ اﻟﺴﻔﻬﺎء، ﺃﻭ ﻟﻴﺒﺎﻫﻲ ﺑﻪ اﻟﻌﻠﻤﺎء، ﺃﻭ ﻟﻴﺼﺮﻑ ﻭﺟﻮﻩ اﻟﻨﺎﺱ ﺇﻟﻴﻪ، ﻓﻬﻮ ﻓﻲ اﻟﻨﺎﺭ»


Hadis "Barang siapa mencari ilmu untuk mendebat orang-orang bodoh atau untuk menyombongkan pada para ulama atau ingin menjadi pusat perhatian manusia, maka ia di neraka" (HR Ibnu Majah dari Ibnu Umar)

Mengingatkan pentingnya niat akan selalu dilakukan oleh para guru-guru di pondok pesantren agar para santri memahami dengan betul apa yang harus diniatkan dari rumah untuk pergi ke pesantren mencari ilmu.

Hal ini sesuai dengan pesan suci Nabi Muhammad Saw yang menjelaskan tentang pentingnya niat dalam segala amal.


ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ


Dari Umar radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah," (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits).

Tujuannya adalah:
1. Biar amalnya tidak sia-sia 
2. Sesuai anjuran Nabi Muhammad Saw 
3. Biar tidak salah arah dan tujuan dalam mencari ilmu.

Hebatnya niat adalah amalan kebiasaan kita jika ada niat, maka dapat pahala. Seperti tidur siang: kita niat agar ibadah kepada Allah SWT kuat. Makan siang: kita niatkan agar ibadah kita kepada Allah SWT kuat. Dan lain sebagainya. 

Namun, perlu dipahami bahwa perbuatan maksiat meski niatnya baik, maka tetap kalah niat nya (mendapatkan dosa). Seperti mencuri, lalu hasilnya dibagikan ke orang fakir dan miskin.

So: niatkan apapun perbuatan kita karena Allah SWT.

Comments

Popular posts from this blog

Penyebab Utama Hilangnya Kenikmatan Dalam Ibadah

Kisah Inspiratif Habibun Najar Sang Syahid

Kisah Inspiratif Salat Malas Menyelamatkan orang sebab ini